05 January 2012

Penyakit Kencing Tidak Tuntas , Prostat ?

Seorang lelaki tua berkaca mata dengan wajah yang tampak khawatir masuk ruang praktek saya ditemani oleh seorang pria muda yang kalau saya tebak mungkin anaknya, langsung duduk di kursi pasien. Setelah saya tanyai keluhan yang dirasakan ,dengan wajah yang diliputi kekhawatiran bapak tua itu mengutarakan keluahannya tentang "butuh" - nya. ( butuh adalah kemaluan pria dalam bahasa banjar ) yang sudah tidak bisa berdiri atau ereksi dengan baik, kencing tidak bisa deras , kencing terasa tidak puas artinya kencing sudah berhenti padahal rasa masih ingin kencing, dan sering setelah kemaluan dimasukan sarung atau celanan dalam kencing masih menetes, sehingga sarung menjadi najis untuk beribadah sholat.
Dalam hati wajar saja Bapak tua ini khawatir karena keluhanya berkaitan dengan "kebutuhan dasar" yang terganggu.
Kemudian saya sampaikan kepada beliau , bahwa keluhan yang dirasakan tidak sedikit  dirasakan oleh para manula sehingga tidak perlu khawatir.
Kalau dilihat dari gejalanya keluhan ini adalah akibat dari pembesaran kelenjar prostat ( kelenjar penghasil cairan semen/ makanan sperma ) yang menyumpat saluran kencing sehingga keluhan sulit kencing dirasakan.Sehingga kalau di rangkum keluhan pembesaran prostat adalah sbb :
  1. Kencing tidak bisa deras 
  2. Kencing terasa tidak puas artinya kencing sudah berhenti padahal rasa masih ingin kencing, 
  3. Sering setelah kemaluan dimasukan sarung atau celanan dalam kencing masih menetes ( end dribbling )
  4. Gangguan ereksi
Penyakit ini bisa disembuhkan dengan obat-obatan dan kalau berat harus dilakukan operasi. Dan operasinya pun bermacam-macam ada yang operasi terbuka ada operasi dengan TURP ( transuretral resection of the prostate) yang ringan .
Operasi ini dilakukan oleh seorang dokter spesialis bedah urology atau jika tidak ada sepesialias ini bisa ke dokter spesialis bedah umum.




7 comments:

  1. Salam Dok!
    untuk pencegahan apa yg harus dilakukan Dok untuk Usia 26thunan?
    dan apakah penyakit diatas juga bisa menimpa para pemuda?
    mhon pencerahan....!

    ReplyDelete
  2. Bismillah dan jual tanah, penyakit ini jarang sekali menyerang usia muda karena penyakit salah satu penyakit degerenatif bawaan yang muncul pada usia tua, tetapi tidak ada yang kaku dalam statistik ,prevalensi bisa mungkin pada anak muda.
    Penyakit ini pada usia muda dan pada tahap awal bisa diobati dengan obatan-obatan per oral , tanpa operasi .
    Untuk jelasnya dokter yang ahli dalam kasus prostat adalah dokter spesialis bedah urologi ,

    ReplyDelete
  3. yaya

    Saudara saya baru selesai operasi TURP tapi sudah 1 bln lebih kenapa kalo buang air kecil masih sering sakit dan seringkali masih menetes pada celana,kira2 apa solusi atau tindakan yang diambil agar bisa segera berkurang

    ReplyDelete
  4. Salah satu komplikasi operasi turp karena menggunakan alat yang dimasukan melalui saluran kencing adalah gangguan sphincter ( otot kran )kencing , gangguan bisa berupah melemah otot atau bahkan sampai rusaknya saraf yang mengatur fungsi sphincter.
    Jika ada gangguan pada sphincter memang mengakibatkan saluran kencing tidak bisa ditutup kran-nya jadi masih bisa menetes .
    Kalau rasa sakit bisa jadi masih ada proses peradangan - penyembuhan atau bisa juga akibat infeksi .
    Saran , konsultasi dengan dokter yang mengperasi karena beliau yang paham dan punya catatan kondisi sebelum-selama dan paska operasi sehingga bisa melakukan rcn lanjutan. Semoga saudara Yaya cepat pulih.

    ReplyDelete
  5. anak saya cowok umur 8 tahun kalo kencing sering cuma menetes aja kadang belum 1 menit mau kencing lagi tp gak keluar/setetes saja.apa ada obat?

    ReplyDelete
  6. Pada anak-anak jarang terjadi gangguan prostat , dengan keluhan yang dirasakan anak ibu yaitu sering kencing ( frequency ) apabila disertai nyeri kencing ( disuria ) bisa di duga akibat infeksi saluran kencing. Gejala penyerta lain yang sering pada infeksi saluran kencing adalah demam, mual atau bisa juga diare.

    Utk obat memang harus dipastikan penyebabnya. kalau memang infeksi saluran kencing saat ini sudah banyak jenis obat utk pengobatanya.
    Ibu tidak usah kawatir , periksa kedokter umum maka dokter akan memeriksa kemungkinan penyebab sering kencing pada anak ibu.

    ReplyDelete