24 April 2010

CAMPAK / MORBILI


Campak adalah penyakit virus akut yang disebabkan oleh virus campak.

Ditandai dengan 3 stadium:

  1. stadium inkubasi
  2. stadium prodromal
  3. stadium erupsi.

Penyakit ini sangat infeksius, menular sejak awal masa prodromal sampai lebih kurang 4 hari setelah munculnya ruam. Infeksi disebarkan lewat udara (airborne).

Patofisiologi

 Virus campak ditularkan lewat infeksi droplet lewat udara, menempel dan berbiak pada epitel nasofaring. Tiga hari setelah invasi, replikasi dan kolonisasi berlanjut pada kelenjar limfe regional dan terjadi viremia yang pertama. Virus menyebar pada semua sistem retikuloendotelial dan menyusul viremia kedua setelah 5-7 hari dari infeksi awal. Adanya giant cells dan proses keradangan merupakan dasar patologik ruam dan infiltrasi peribronchial paru. Juga terdapat udema, bendungan dan perdarahan yang tersebar pada otak Kolonisasi dan penyebaran pada epitel dan kulit menyebabkan batuk, pilek dan mata merah (3 C : coryza, cough and conjunctivitis) dan demam yang makin lama makin tinggi.

Gejala panas, batuk, pilek makin lama makin berat dan pada hari ke 10 sejak awal infeksi (pada hari penderita kontak dengan sumber infeksi) mulai timbul ruam makulopapuler warna kemerahan. Virus dapat berbiak juga pada susunan saraf pusat dan menimbulkan gejala klinik ensefalitis. Setelah masa konvalesen panas turun dan hipervaskularisasi mereda dan menyebabkan ruam menjadi makin gelap, berubah menjadi desquamasi dan hiperpigmentasi. Proses ini disebabkan karena pada proses awalnya terdapat perdarahan perivaskuler dan infiltrasi limfosit.

Gejala klinik

Panas meningkat dan mencapai puncaknya pada hari ke 4-5, pada saat ruam keluar Coryza yang terjadi sukar dibedakan dengan common cold yang berat. Membaik dengan cepat pada saat panas menurun.

Conjungtivitis ditandai dengan mata merah pada conjungtiva disertai dengan keradangan disertai dengan keluhan fotofobia.

Cough merupakan akibat keradangan dari epitel saluran nafas, mencapai puncak pada saat erupsi dan menghilang setelah beberapa minggu.

Munculnya Koplik’s spot umumnya pada sekitar 2 hari sebelum munculnya ruam (hari ke 3-4) dan cepat menghilang setelah beberapa jam atau hari. Koplik’s spot adalah sekumpulan noktah putih pada daerah epitel buccal yang merah (a grain of salt in the sea of read), yang merupakan tanda klinik yang patognomonis untuk campak.

Ruam makulopapular semula berwarna kemerahan. Ruam ini muncul pertama pada daerah batas rambut dan dahi, serta belakang telinga menyebar ke arah perifer sampai pada kaki. Ruam umumnya saling rengkuh sehingga pada muka dan dada menjadi confluent. Ruam ini membedakan dengan rubella yang ruamnya discrete dan tidak mengalami desquamasi.Ruam pada telapak tangan dan kaki tidak mengalami desquamasi.

 Epidemiologi

 Penyakit ini terutama menyerang anak-anak usia 5-9 tahun

 Dinegara berkembang menyerang pada usia lebih muda daripada negara maju.

 Etiologi

 Virus yang tergolong famili Paramyxovirus, yaitu genus virus morbili. Virus ini sangat sensitif terhadap panas dan dingin, sinar ultraviolet dan ether.

 

 

No comments:

Post a Comment