01 October 2016

ORCHID BANJARBARU - BANJARBARU ANGGREK - HOBBY ANGGREK BANJARBARU

Bermula hanya sekedar mengantar istri memlilih-milih anggrek, berakhir pada jatuh cinta.
Kesukaan istriku pada anggrek  memaksa kami harus mencari anggrek kesana kemari , jika ada anggrek yang indah dan bagus maka kita beli untuk menambah koleksi. Sedikit demi sedikit mulai  belajar mengenal  anggrek. Dan sekarang mulai tahu istilah anggrek species / langka dan anggrek hybrid atau anggrek silang. 

Jatuh Cinta pada keinddahan dan daya tahanya.

 Jatuh cinta pada anggrek berawal saat istriku menempelkan anggrek yang belum berbunga di pohon kamboja didepan pintu halaman rumah kami . Sehingga setiap hari terlihat oleh mata, setelah beberapa bulan anggrek mulai memunculkan kuncup bunga, beberapa hari kemudian mekar kuntum bunga anggrek yang ditunggu dengan rasa penasaran dan tiba saat anggrek mekar memunculkan penampakan yang sangat indah , bunga anggrek putih bersih kombinasi ungu lembut dan tajam. Keindahannya menarik hatiku untuk menatap dan memandangi dalam-dalam, dan subhanallah sungguh cantik anggrek itu, tektur lembut dengan warna yang soft deep  ungu. 

 Pesonanya menimbulkan kecintaan

Seminggu, dua minggu tiga minggu anggrek itu tetap tanpa satu pun kelopak anggrek itu rontok.  Warnanya dan kelopaknya pun masih tetap sama seperti sejak awal mekar. sekali lagi allahu akbar ...subhanallah. 
Sebulan , dua bulan bunga masih bertahan, ini sangat kontras dengan bunga kamboja dimana anggrek ditempelkan oleh istriku -- kamboja tidak sanggup bertahan mekar dan tetap indah lebih 3 hari , sebentar saja sudah rontok. Sekilas bunga kamboja dan anggrek memiliki tektur bunga serupa.
Oh ya ...Informasi dari suplier bunga , anggrek jenis ini bisa bertahan lebih 6 bulan ....masya allah

Akhirnya jatuh cinta.... dan setiap minggu  berburu anggrek atau setiap suplier anggrek kenalan mendatagkan species baru, beliau selalu menghubungi dan mengundang kami datang untuk melihat, kalau suka dan ada uang kami membeli anggrek baru 3 atau 4... Rumah kami  lambat laun banyak tertempel anggrek disetiap sudut rumah dan taman.

 Jenis Anggrek , www.ayeey.com 

Sampai suatu ketika .suplier anggrek menawarkan membangun taman anggrek tapi kami  masih berpikir-pikir keuangan , tetapi saya rasa hobby anggrek adalah hobby yang bisa menyenangkan. Bahkan katanya bisa jadi uang. Teman suplier menawarkan skema bisnis yang terus terang saat ini masih belum tertarik selain masih sekedar menikmati. Entah kelak nanti.....

30 September 2016

CERUMEN TELINGA - CONGEK TELINGA - TAHI TELINGA - EAR WAX

Telinga terdiri dari 3 bagian yaitu telinga luar, telinga tengah dan telinga dalam . Telinga luar terdiri dari daun telinga dan liang telinga atau saluran telinga. Telinga luar dan telinga tengah dibatasi oleh selaput gendang atau membran tympani.



Saat ini kita berbagi informasi tentang salah satu gangguan telinga luar. Telinga luar berfungsi sebagai penangkap suara dan salurkan ke selaput telinga melalui saluran telinga. Tidak jarang alias sering  bahkan hampir setiap orang mengalami muncul kotoran telinga atau cerumen. Cerumen yang muncul ini jumlahnya bervariasi mulai sedikit sampai banyak. Bahkan bisa menyumbat telinga , bisa lunak atau keras. Sumbatan akibat cerumen yang 100% alias sumbatan total ( cerumen obturant )seringkali menyebabkan gangguan berupa  pendengaran menurun, nyeri telinga  dan timbulnya pusing tujuh keliling (berputar) seperti mabuk kendaraan. Disebut dengan vertigo. Dan tentunya hal ini menyebalkan dan harus mendapat penanganan.

Cerumen 


Serumen diakibatkan oleh lapisan lilin yang dihasilkan secara normal oleh kulit telinga, lapisan lilin ini berfungsi sebagai pelindung telinga dari masuknya serangga, menjaga kelembaban dan proteksi fisik telinga luar .
Kotoran telinga pada kondisi tertentu bisa mengelupas dan keluar spontan tanpa di korek atau dibersihkan. Namun pada kondisi tertentu kontoran diproduksi dalam jumlah banyak/berlebih  apalagi ditmabah dengan faktor  debu atau bedak yang masuk kedalam telinga bisa  mempercepat terbentuknya cerumen.
Serumen yang mengeras dan lengket/menempel akan  sulit untuk dibersihkan dan jika dilakukan pembersihan bisa sakit luar biasa karena kulit tempat cerumen menempel terkelupas dan selanjutnya bengkak dan mengakibatkan nyeri .

 
Oleh karena itu untuk menghindarai timbulnya radangpembengkakan pada proses pembersihannya jika cerumen yang  keras  harus dilunakkan terlebih dahulu. Dan setelah lunak baru dibersihkan dengan hack/ sendok pembersih.  Cara lain dan lebih menyenangkan adalah dengan cara irigasi/spoel telinga.
Spoel telinga ( Pict. pinterest )

Pencegahan cerumen 


Cerumen obturant dapat di cegah dengan pembersihan rutin , namun jangan terlalu sering karena jika terlalu sering dibersihkan maka kelenjar lilin akan semakin terpicu dan  cepat memproduksi lilin dan timbulnya cerumen kembali. Periode yang normal dibersihkan adalah 2 minggu sekali , dilakukan setelah mandi .
Lakukan teratur , pada anak orang tua harus memperhatikan kebersihan telinga anak untuk mencegah munculnya cerumen obturant.

WANITA PENGGODA DAN PENGHANCUR RUMAH TANGGA

Dokter Rimba bekerja disebuah Klinik di Pedalaman Kalimantan  dengan menangani pasien dari berbagai kalangan masyarakat, karyawan mulai buruh hingga manager . Pergaulan yang luas ini mengantarkan Rimba berkenalan dengan Erlina seorang manager keuangan yang berkantor di jakarta namun sesekali berkunjung ke salah satu perusahaan di tempat Rimba bekerja. 
Erlina adalah wanita gemuk dengan wajah biasa saja . Perkenalan berawal seperti biasa seperti seorang dokter dan pasien tidak kurang dan tidak lebih. Perkenalan pertama tidak membekaskan apapun pada diri Rimba. Rimba selama ini menjaga kepercayaan yang diberikan Murni istrinya untuk bekerja berjauhan.  Selama ini tidak ada sebersitpun keinginan Rimba untuk mengkhianati kepercayaan Murni , karena Rimba merasa Murni telah luar biasa berkorban hidup berjuang ditanah rantau berpisah tanpa kehadirannya , Rimba emmahami kekuranganya sebagai suami pada saat Murni sakit, saat anak-anak mereka membutuhkan perhatian, bandel, dan saat melakukan apapun untuk rumah tangga sendiri bersama seorang pembantu. Murni yang bekerja sebagai guru tidaklah mudah membagi waktu untuk profesi dan untuk rumah tangga yang harus dia tangani sendiri.
Jarak yang lebih dari 200 km memisahkan Rimba dan Murni sungguh menyiksa , setiap saat lelah menghadapi urusan pekerjaan dan rumah tangga tidak ada bahu untuk sekedar bersandar. Seringkali Murni menangis meratapi nasibnya yang sejak menikah dengan Rimba hanya beberapa bulan saja menikmati kebersamaan dalam satu rumah. Selebihnya hidup berjauhan  6 minggu sekali baru bertemu dan berkumpul.
Murni dan Rimba sangat menjunjung saling percaya karena hidup berjauhan. Sebagai pengobat Rindu Rimba dan Murni selalu menjalin komunikasi lewat telepon, walaupun hanya sekedar mendengarkan suara cukup sebagai obat rindu. Semua berjalan baik dan Murni menerima keadaan ini dengan ikhlas dijalani walaupun terasa berat sekali, belum lagi masalah sekolah yang sering juga sangat berat untuk diselesaikan . Namun Murni harus menyelesaikan tanpa bantuan Rimba yang sedang jauh dari sisinya.
Rimba sering merasa bersalah karena selalu membiarkan Murni menghadapi semua hal berat sendiri , tanpa kehadiranya. Sungguh jarak mengganggu peran dia sebagai Suami. Permasalahan demi permasalahan menunggu penyelesaian sedangkan kehadiran Rimba disisi Murni tidak lama. Setiap Rimba pulang permasalahan belum juga terselesaikan, Murni semakin tertekan dengan permsalahan yang dihadapi.
Setelah sekian lama tidak bertemu dan tidak berkomunikasi Erlina menghubungi Rimba untuk berkonsultasi mengenai kesehatan suaminya yang beberapa waktu lalu mengalami serangan jantung , dan Rimba merespon konsultasi dengan baik dan terbatas pada masalah penyakit dan pengobatan suaminya. Erlina saat ini sudah jarang ke Kalimantan karena dia pindah perusahaan yang area kerjanya di Jakarta. Komunikasi yang terjalin kembali akhirnya berkembang tidak hanya sebatas kondisi sakit suami yang sering dikonsultasikan oleh Erlina kepada Rimba, kesehatan ibu , dan anak-anaknya pun sering dikonsultasikan kepada Rimba. Rimbapun merespon dengan baik .Bahkan Erlina sering mengeluhkan dan bercurhat mengenai keadaan rumah tangganya, sifat-sifat  buruk suaminya yang sering dia keluhkan ke Rimba.
Dia menceritakan betapa dia tersiksa dengan sikap buruk suaminya , Rimba menanggapi permasalahan Erlina berusaha bijaksana karena Erlina dan suaminya telah menikah lebih sepuluh tahun dan dikarunia 2 orang anak. Rimba memberikan pandangannya agar apapun tetap bertahan dengan kondisi keluarganya , saatnya Erlina merawat dan menjaga suami dan anak-anaknya. Harus bertahan untuk anak-anaknya , apapun itu perpisahan pasti berakibat buruk bagi anak-anaknya. Erlina mengeluhkan betapa ia harus bekerja banting tulang dan mengurus keluarga  dan suami yang belum lagi kembali bekerja. Mencukupi kebutuhan ekonomi dan mengurus anak-anak sendiri. Beban berat dan kelelahan menghadapi sikap buruk suaminya yang dia alami membuat sering bertengkar hebat dan beberpa kali meminta berpisah.  Rimba pun menghibur Erlina itu adalah ladang amal yang kelak akanmenjadi pahala jika bersabar.
Berawal dari curhat masalah keluarganya tersebut , Erlina dan Rimba sering saling menelepon dan whattapps. walau hanya sekedar bercerita apa saja yang dia alami. Waktu Rimba sering tersita untuk merespon hubunngan dengan Erlina, dan komunikasi dengan Murni terganggu , tidak lagi lembut dan Rimba sering kasar dan berbohong kepada Murni.
Sungguh memang syaitan memang pandai membumbui hal yang dilarang terasa lebih menarik daripada yang seharusnya dilakukan. Rimba merasa nyaman berlama-lama bertelepon dengan Erlina daripada dengan Murni. Murni sungguh merasa sedih dan tersiksa merasakan perubahan pada rimba yang mulai kasar dan jarang menghubungi. Kesedihan Murni semakin dalam karena permasalahan disekolah juga belum kunjung selesai, dan Rimba yang diharapkan untuk membantu menyelesaikan justru semakin buruk sikapnya, kasar.
Menangis tiap malam tidak akan menyelesaiakan masalah. Rimba tidak mau turut campur masalah kantor Murni. Murni merasa Rimba sebagai suami tidak bisa menunjukan sebagai pengayom istrinya, dan ini sangat mengecewakan Murni.
Erlina dan Rimba semakin sering Intens menelepon
Entah setan mana yang merasuki Rimba, sehingga sikapnya berubah dan seolah lari dari masalah. Bertelepon seperti minum obat saja, semakin hari hubungan semakin dekat dengan Erlina walaupun Rimba tahu Erlina bukanlah wanita baik-baik, dia wanita penggoda. Dari cerita Erlina beberapa kali dia betengkar dengan istri teman prianya, karena kedekatanya dengan suaminya. Rimba sudah tahu Erlina yang buruk sifatnya tetapi kenapa Rimba terus saja melanjutkan hubungan dengan Erlina. Bahkan suatu saat Erlina sampai pada titik kegilaannya menyampaikan ingin menjadi istri Rimba. Namun Rimba masih waras, Erlina masih bersuami dan Rimba  tidak mungkin Rimba mengkhianati Murni, selalu terbayang Rimba mengajak Murni ke kalimantan dengan segala penderitaan , Murni telah berjuang keras dengan sabar dan ikhlas menjadi istri mengikuti Rimba ke kalimantan , tidak mungkin Rimba menghianati Murni. 
"Erlina aku tidak mungkin mengkhianati Murni atau meninggalkan Murni, dan menikahi kami , apalagi kamu adalah istri orang. Apapun kondisimu kamu harus bertahan demi anak-anakmu !" Ujar Rimba pada suatu waktu. " Aku bisa minta cerai sama suamiku, Rimba " Erlina meyakinkan keinginanya.
"Aku tidak ingin menjadi penyebab perceraianmu, dan aku tidak bisa melakukan itu, tidak bisa menghianati Murni " Rimba mayakinkan ketidaksanggupanya.
 "Menjadi istri sirimu aku tidak apa-apa  Rimba " Erlina merayu Rimba.
" Tidak bisa, kamu harus tetap dengan suamimu, menikahi seseorang dengan siri akan menambah dosa aku akan mendholimi 2 orang , Murni dan istri siriku , aku tidak bisa berlaku adil , Menikahimu secara siri adalah tindakan gila karena kamu bersuami dan aku tidak mau menjadi penyebab perceraianmu, aku tidak ada kemampuan " Jelas rimba.
Ingin ketemu 
Rimba berencana menjenguk putrinya yang sedang sekolah di Malang cuti mendatang, dan Rimba ceritakan itu pada Erlina, Erlina pun tertarik untuk ke Malang  katanya ingin melihat sekolah Putri Rimba yang katanya bagus sekalian mau lihat kota Malang. Rimba keberatan Erlina ikut ke Malang karena takut terjadi pertemuan yang mengundang berbuat dosa.  Tapi Erlina sudah mengatur rencana kepergian ke Malang dan berbohong kepada suaminya bahwa dia ada dinas luar kota . Dan bilang ke Rimbu katanya untuk Survey sekolah untuk anaknya , siapa tahu bisa sekolah di malang. Erlina telah mengatur semua hotel untuk mereka berdua  menginap. Rimba pun akhirnnya menyerah mengijinkan Erlina kemalang sewaktu dia Ke Malang. Terucap satu syarat ketika walaupun Rimba mengijinkan Erlina ikut ke Malang tidak mau terjadi perzinahan. Dalam pikiran Rimba dalam hidup sekali tak sanggup menanggug dosa besar perzinahan. Karena dua orang lawan jenis selalu setan akan menggoda. Erlina menyanggupi. 
Bertemu di Malang , mereka lewatkan berjalan-jalan keliling kota malang , ketempat wisata berfoto-foto berdua , Erlina senang sekali berfoto selfi bedua, bermanja-manja Rimba pun dengan cangung menuruti Erlina. Erlina suka sekali mengganti profil sosmed dg hasil selfi. Rimba keberatan karena selfi bersama Rimba, Erlin pun berkelit bahwa dicrop wajah dia sendiri, tidak ada wajah Rimba. Malam hari berjalan keliling kota mencari nasi goreng di pinggir jalan.
Lelah perjalanan sianghari  membuat Rimba dan Erlina segera terlelap.
Disaat siangnya diajak ke sekolah putri Rimba Erlina menolak  tidak jadi, dasar pembohong rupanya alasan Erlina survey sekolah itu adalah alasan belaka agar bisa bertemu Rimba. Karena kehadiran Erlina dalam menjenguk putrinya, pikiran Rimba terbagi sehingga bingung membagi waktu dan berbohong kepada Murni dan putrinya.
Kembali ke Kalimantan 
Rimba kembali dalam rutinitas bekerja dan komunikasi dengan Erlina semakin sering, Erlina sejak pertemuan di malang merasa mendapat teman berbagi masalah , dan selalu menceritakan permasalahan rumah tangganya kepada Rimba, kejelekan dan keburukan suami dia ceritakan dan selalu membandingkan suaminya dengan Rimba. Pernah suatu waktu Rimba meras risih selalu menangkap Erlina selalu menceritakan keburukan suaminya " Akupun juga banyak kekurangan , jangan melihat aku selalu baik dimatamu , bisa jadi suamimu jauh lebih baik dari aku, syetan telah menggoda hatimu" Rimba mengatakan hal itu kepada Erlina.
" Aku tidak bermaksud mengambil kesempatan dalam masalah rumah tanggamu , dan aku telah memiliki keluarga " Rimba mencoba mencegah Erlina masuk dalam hidupnya. 
Erlina merasa sangat cocok dengan Rimba, sehingga dia rela untuk menjadi istri siri , dan mengharap agar Rimba bercerai dengan Murni dan menikahi dirinya. Berulang kali hal itu disampaikan Erlina kepada Rimba. Rimba meskipun terpengaruh setan pengoda masih bisa berfikir waras, dan ditegaskan berulang-ulang itu tidak mungkin dan meminta Erlina kembali kepada Suaminya dan mengingat anak-anak yang menjadi korban jika terjadi perceraian. 
Sejak Rimba sering berkomunikasi sikap Rimba terhadap Murni semakin kasar, tidak ada kemesraan , waktunya habis tersita oleh Erlina, pekerjaanya terlantar dan hidup Rimba semakin tidak karuan. Seperti layaknya orang yang bingung dan sering berbohong kepada Murni.
Erlina bercerita ingin ke kalimantan , katanya kangen dengan lokasi kerja Kalimantan yang dulu pernah dia kunjungi , lama tidak berkunjung ke Kalimantan. Dan minta Rimba menemani berjalan -jalan dikalimantan. Dan Erlina sudah menyusun rencana dan membohongi suaminya lagi katanya ada dinas luar kota." Ah...Erlina ini benar-benar wanita yang tidak beres begitu mudahnya berbohong kepada suaminya" pikir Rimba. 
Rimba pun mencari-cari waktu bisa mengantar Erlina berjalan-jalan dikalimantan. Erlina tampak bermanja-manja kepada Rimba berfoto selfi . 
Meski bermalam satu kamar , namun untunglah Rimba masih takut berbuat dosa besar sehingga tidak terjadi perzinahan. Tak sanggup Rimba membayangkan hidup sekali dan terjerumus dalam dosa besar. 
Kejadian yang sama berulang kembali kali ketiga  Erlina ingin mengunjungi dan bertemu dengan Rimba dengan dalih yang sebenarnya tidak masuk akal. Erlina datang ke Kalimantan .Rimba seperti sudah hilang akal dan mau menemui Erlina yang berkunjung ke Kalimantan . Pada saat Murni sedang ada urusan kantornya dan harus ke Bandung , Murni meminta Rimba pulang cuti untuk menjaga putra mereka, namun justru Rimba berat meninggalkan pekerjaanya walau dengan pertengkaran akhirnya Rimba mengambil cuti yang belum waktunya untuk pulang. Rimba pulang cuti tetapi justru Rimba dan Erlina mengatur Janji bertemu dan menginap di sebuah hotel di dekat rumah mereka. Murni meminta Rimba pulang untuk menemai putra mereka dirumah, tetapi digunakan menemuai dan menemani Erlina. Apa yang dilakukan Rimba sudah diluar akal sehatnya, mengkhianati Murni , meninggalkan putra mereka sepertinya setan telah menguasinya.
Rimba menjemput Erlina dengan mobil yang dibeli bersama Murni ke Bandara dan mengantar menginap di sebuah Hotel yang setiap hari Murni melewati hotel itu menuju sekolahnya mengajar.
Hal ini yang sangat menyakitkan Murni ketika mengetahui. Rimba telah menggunakan mobil yang memiliki sejarah bagi mereka ketika membelinya. Mobil yang dibeli dengan alot dengan penjual ketika sedang proses jual beli penjual ingin membatalkan jual beli karena istrinya masih sayang dengan mobil itu,namun karena Murni sudah jatuh hati dengan mobil itu Murni pun bersikeras kepada penjual bahwa telah akad jual beli tinggal pembayaran tidak bisa dibatalkan , dan dengan segala upaya penjelasan bahwa mobil itu akan digunalan untuk mengajar dan mengantar ke rumah sakit Murni ingin tetap membeli mobil itu, dan mendengar penjelasan Murni penjual akhirnya melepas untuk jadi dijual, dan kini mobil itu Rimba gunakan untuk menjemput Erlina, untuk mengkhianati Murni sendiri. Sehingga dengan kenyataan ini, sejak kejadian itu setiap saat mengendarai mobil itu Murni selalu sedih , marah karena ingat Erlina pernah duduk dan dalam mobil yang sama. Murni selalu sedih setiap saat melihat mobilnya dan selalu ingat membayangkan Rimba dan Erlina berdua didalam mobilnya. apalagi ketika melewati hotel tempat Erlina menginap ketika bertemu Rimba. Terbayang apa yang dilakukan oleh Rimba dan Erlina di hotel itu, meskipun Rimba menjelaskan dan memastikan tidak terjadi perzinahan setiap bertemu dengan Erlina , namun Murni tidak percaya. Murni mencoba menepis bayangan itu dengan mengingat  Murni dan  Rimba ketika masa berpacaran dulu selalu menjaga dan sangat takut terhadap Zina. Dan berharap dan mencoba percaya Rimba masih seperti itu.
Sejak kejadian Murni mengetahui Rimba menggunakan Mobilnya untuk berdua dengan Erlina, Murni murung dan muak melihat mobilnya itu dan tidak ingin melihat mobilnya lagi. Murni meminta Rimba untuk mengganti mobilnya dengan mobil yang lain agar luka hatinya tidak selalu sakit ketika melihat mobilnya itu. Dan Rimba berusaha dan telah  mewujudkan meski tidak bisa dengan cepat.
Satu hal lagi kelakuan Rimba yang membuat Murni marah ketika dia di Bandung adalah kelakuan Rimba yang meninggalkan anaknya sendiri dirumah bersama pengasuh untuk menemui Erlina, padahal cuti yang dia ambil seharusnya digunakanan waktu dan kesempatan yang jarang itu untuk anaknya yang sedang membutuhkan perhatian dan pengawasan , bukan sebaliknya justru meninggalkannya ketika putranya dirumah tanpa Murni . Rimba seharusnya menemani dan menggunakan waktu  untuk bersama , justru digunakan untuk penyelewengan menemui Erlina. Hal ini yang membuat Murni tidak habis pikir dan sangat marah kepada Rimba. Murni merasa Rimba bukan Rimba yang dulu lagi, entah pengaruh setan mana yang menguasai dirinya. Ingin sekali Murni menampar Rimba ketika mengingat hal itu , agar Rimba menyadari kekeliruanya yang besar ini. Agar Rimba kembali sepeti dulu.
Setelah pertemuan di Kalimantan saat Ulang tahun Rimba, tanpa sepengetahuan Rimba pada saat ulang tahun Rimba Erlina menelepon minta tolong staff kantor Rimba untuk memesan tumpeng, ia katakan pada staff kantor sebagai ucapan terimakasih karena Rimba sering membantu konsultasi kesehatan suami dan keluarganya. Foto-foto perayaan ulang tahun dipasang diprofil .
Murni mengetahui foto perayayaan ultah Rimba di jadikan foto profile wanita lain sontak , Murni  murka, bak disampar petir disiang bolong murni marah dan minta penjelasan Rimba.
Rimba tidak sanggup memberi jawaban yang memuaskan Murni , karena Rimba memang ada hubungan dengan Erlina, sehingga Rimba mulai kebohongan-kebohongan dalam menjelaskan hubungan Erlina kepada Murni. Murni mendatangi Rimba untuk meminta penjelasan namun Rimba masih juga bungkam seribu bahasa mengakui kesalahannya. Murni kalap dan murka hingga . Rimba meminta maaf telah melakukan hubungan dengan Erlina yang tidak seharusnya dia lakukan seperti itu. Hingga pulang Murni masih belum puas dengan pengakuan Rimba .

Erlina penghancur Rumah Tangga Rimba
Erlina merasa bersalah , karena telah menjadi penyebab bencana rumah tangganya dan memaksa datang untuk menemui Rimba ke Kalimantan menemui Rimba. Rimba melarang ke kalimantan karena akan memperkeruh  masalah. Rimba telah memutuskan hubungan dengan Erlina untuk diakhiri karena akan menghancurkan keluarga nya.
Tetapi Erlina memaksa bertemu walau untuk terakhir kali melihat kondisi Rimba. Rimba tak berkata apa-apa. Erlina ke kalimantan menemui Rimba. Dan dalam pertemuan Rimba menegaskan kepada Erlina bahwa hubungan yang terjadi tidak bisa di lanjutkan dan harus diakhiri, tidak ada komitment apa-apa selama hubungan selama ini . Dan Rimba memutuskan tidak berhubungan lagi Erlina. Rimba menjelaskan biarlah dirinya akan menebus kesalahan yang telah dilakukan kepada Murni.
Dan rupanya, Erlina tidak tinggal diam dia justru sering meneror Murni dengan sms dan mengirim foto selfi saat di Malang dan di kalimantan, Murni semakin menderita dan sangat terluka dengan sms atau mms yang menerima foto-foto dari Erlina . Rimba menyadari Erlina dasar wanita iblis yang sengaja merusak rumah tanggannya yang dibangun bersama Murni. Setiap sms yang dikirim kepada Murni seolah Erlina memiliki hak atas Rimba, padahal sejak awal Rimba menegaskan tidak ada memberikan harapan apapun kepada Erlina, Rimba selalu menekankan untuk setia dan kembali kepada Suami dan merawat anak-anaknya dengan baik. Kebencian Rimba menyeruak kepada Erlina karena menyampaikan hal-hal yang yang tidak terjadi dan sengaja menyakiti Murni dan Rimba bersumpah tidak berhubungan dengan Erlina lagi. Karena wanita seperti Erlina selalu berusaha merusak rumah tangga orang lain. Rimba teringat Erlina pernah bercerita beberapa kali bertengkar dengan istri teman prianya, dan hal ini semakin memperkuat keyakinan  Rimba bahwa  Erlina memang ingin menghancurkan rumah tangganya . 
Rimba sudah muak dengan apa yang dilakukan Erlina, selalu memprovokasi Murni , dan membuat Murni seperti menderita bathin seperti saat ini. Upaya yang Rimba lakukan untuk membangun kembali keluarganya berulang kali retak kembali dengan sms -sms teror yang di kirimkan kepada Murni. Rimba bertekad akan menghancurkan Erlina jika tetap saja melakukan tindakan-tindakan yang mengganggu Murni dan keluarganya.  
Rimba menyadari sejak  hubungannya dengan Erlina diketahui Murni , dirinya selalu sekongkol dengan Erlina dengan kebohongan , dan ini sangat menyakitkan Murni. Dan Rimba akhirnya tidak sanggup selalu dalam kebohongan yang menyiksa bathinya sendiri dan akhirnya dengan   jujur bercerita apa adanya kepada Murni tentang apa yang terjadi,  untuk mempertahankan keluarga dan melindungi Murni dari rongrongan Erlina yang selalu mencoba menghancurkan usaha Rimba mengembalikan keluarganya utuh kembali. Rimba akan melakukan apapun dan melindungi Murni dari Rongrongan Erlina, jika tidak ada hukum rasanya Rimba ingin membunuh Erlina yang telah melakukan rongrongan kepada Murni, tidak ada hak dia melakukan rongrongan kepada Murni, karena Erlinalah yang menyakiti dan menghancurkan keluarga Rimba. Murni telah menceritakan kejadian hubungan Suaminya kepada suami Erlina . Namun karena kepintaran Erlina bersilat lidah kini suaminya pun turut meneror Murni , dan menyalahkan Murni ketika Murni mencoba menghubunginya agar menjaga Erlina supaya tidak mengganggu keluarganya. 
Pada situasi seperti ini Rimba seperti menolong anjing terjepit dan sekarang Anjing itu menggigit dirinya, mencabik-cabik dirinya. Dan Rimba akan membunuh Anjing itu sebelum membunuhnya dan menyerang istri dan anak-anaknya. Tidak ada kata ampun utk Erlina dan suaminya jika sampai terjadi kehancuran rumah Tangganya.

Mungkin Erlina memiliki gangguan kejiwaan yang menjadi puas jika berhasil mengganggu suami orang dan merusak keluarga orang lain. Dengan modus curhat ada masalah dengan suami Erlina  dan terdholimi suami mengahrapkan simpati lelaki lain dan timbul hubungan yang berakhir dengan rusaknya rumahtangga orang lain. Kini Rimba sangat membenci Erlina karena ulahnya rumah tangganya berantakan dan anak-anaknya terabaikan. Cukup ... tidak akan ada lagi pintu setan terbuka dan hubungan dengan modus curhat masalah keluarga lawan jenis tidak akan direspon dan diabaikan.
Rimba semakin menyadari di dunia digital awal perselingkuhan selalu berawal dari Curhat masalah keluarga dan berakhir dengan hubungan yang terlarang dan perselingkuhan.
Ketika penyesalan satang terlambat
Rimba  sangat menyesal dengan kejadian penghkhianatan cintanya kepada Murni, jika bisa memutar waktu maka Rimba ingin kejadian dan perkenalan dengan Erlina tidak ada terjadi , tidak bertemu si penggoda dan perusak rumah tangganya. Seharusnya Rimba tidak terbujuk setan mengetahui perempuan yang berlaku buruk terahadap suaminya seperti apa Erlina . Rimba tak habis-habis mengutuk betapa bodoh dirinya melakukan penghianatan terhadap Murni seingga  Murni menderita batin atas pengkhiatan itu .
Rimba menyesali ketika seharusnya fokus kepada anak-anak, justru merencanakan pertemuan dengan Erlina.  Dan Rimba berjanji tidak akan melakukan lagi hal ini kepada anak-anaknya. Semoga kelak anak-anak mengetahui dapat memaafkan dirinya. Dan tidak melakukan kesalahan seperti yang dilakukannya. Berharap anak-anaknya dapat memaafkan ayahnya yang telah berbuat kesalahan terhadap keluarga kecil mereka.
Kini Murni sangat kecewa dan marah dengan pengkhiatan yang dilakukan Rimba, Murni sangat murka, kepribadian Murni yang dulu halus lembut dan sopan berubah total terbakar amarah.
Setiap kejadian apapun selalu mengingatkan perilaku Rimba yang begitu tega menyakitinya, namun sumpah setia Murni yang sejak dulu di ikrarkan dalam hati bahwa Rimba adalah lelaki yang ditetapkan Allah untuk dirinya, dan keyakinan bahwa menikah hanya sekali membuat Murni berusaha memaafkan Rimba, Murni sangat mencintai Rimba, kenangan akan  kesabaran Rimba merawat Murni ketika sakit baik sakit medis maupun non medis membuat Murni berusaha sekuatnya untuk memaafkan Rimba.
Kata maaf yang diberikan oleh mulut Murni rupanya sulit diterima hati dan batin Murni yang terluka. Kekuatan memaafkan  bergelut dengan remuknya hati jika ingat perlakuan Rimba selama berhubungan dengan Erlina.
Badan Murni berontak, hingga beberapa kali Murni jatuh sakit , badan Murni pun semakin kurus kering, di dalam kesedihan Murni dalam doanya memohon kepada Allah untuk segera di ambil nyawanya. Melihat keadaan dan derita batin Murni Rimba sangat menyesali apa yang telah dilakukan , namun nasi telah menjadi bubur apapun yang dilakukan Rimba saa t ini tidak ada nilainya dalam mengobati luka hati Murni.
Murni menjadi pemarah , sehingga keseharian Murni tampak murung, terhadap anak-anak pun Murni kurang sabar, meskipun didepan anak Murni berusaha sedapat mungkin senyum dan tidak menunjukan kesedihanya.
Setiap kali menaiki mobilnya yang pernah dinaiki Rimba dengan Erlina selalu saja memunculkan marah dan kesedihan , terbayang dalam pikiran Murni Erlina pernah menduduki kursi yang dia duduki dan ini menggoreskan sedih dan amarah. Tak kuat rasanya Murni dirundung sedih, terpikir olehnya untuk mengakhiri hidupnya , namun anak-anaknya yang masih kecil dan keimananyalah yang membuat Murni masih kuat dan tahan atas kesediahannya ini.
Murni tenggelam dalam dilema antara minta pisah karena tidak tahan atas perlakuan rimba dan  mengikuti nalarnya untuk apa pernikahan dengan Rimba dipertahankan atau mempertahankan walau pernikahan walau remuk redam. Berkecamuk dalam pikiran Murni. Rimba berulang kali mengatakan keseriusan dalam tobat nasuhanya, namun Murni belum bisa melihat keseriusan Rimba.
Walaupun Rimba telah tulus istiqamah dalam taubatnya  dan amanah dalam kepercayaan yang diberikan Murni setelah kejadian itu dan mempertahankan keluarga agar tetap utuh, walaupun Murni masih saja meragukannya.
Rimba telah habis akal meyakinkan bahwa dirinya telah taubat kepada Murni.  Dalam kebingungan dan tidak sanggup  membiarkan menyiksa Murni dalam penderitaan dan kecurigaan sempat terpikir oleh Rimba untuk hilang dari kehidupan Murni agar Murni tidak lagi melihat dirinya dan agar Murni bisa bangkit pulih dan tidak mengingat pengkhianatan yang terjadi. Rimba tidak mau terus menerus egois lagi dengan memaksa murni bersama dirinya setelah kejadian tersebut, walaupun Rimba bertekad untuk tetap merengkuh Murni dalam rumah tangga , namun Rimba tidak ingin menyiksa terus Murni dalam kesediahan dan amarahnya.  Rimba berharap maaf Murni dan membangun kembali kepercayaan Murni atas dirinya.
Rimba lebih suka mengurung diri dalam kamarnya , bahkan untuk berhubungan dengan orang pun malas. Seakan menghukum dirinya atas kesalahan  yang telah dia perbuat. Entah hidupnya kini benar-benar di titik nadhir, titik terendah tidak ada semangat dan cenderung pasrah atas ketentuan Tuhan, dan menerima apapun sebagai kehendak Tuhan , menikmati kejadian demi kejadian sebagai cara Tuhan mengembalikan dirinya kedalam jalan yang benar.
Rimba kini hanya bisa menyesali kebodohanya telah membuka peluang pintu setan berhubungan dengan Erlina sehingga tergoda untuk melakukan penghianatan pada Murni. Dan Rimba tak bisa membayangkan  pandangan anak-anak terhadap kesalahan yang pernah dia lakukan kepada Murni. 
Rimba berharap anak-anaknya dapat memaafkan kesalahan yang telah dia perbuat , dan berdoa kisah hidupnya  ini menjadi pelajaran buat mereka dan tidak akan terjadi pada keluarga mereka.
Rimba selalu memanjatkan doa kepada Allah semoga Murni bisa memaafkan dan memberi kesempatan untuk membangun bantera keluarga yang telah dia koyak. Dan Semoga Murni bisa melupakan kejadian pengkhianatan ini dan tidak terus tersakiti . 
Apapun yang terjadi Rimba menyerahkan keputusan Murni dan kehendak Allah yang maha berkehendak.
Mengingat dosa yang diperbuat Ya ghaffar ...astagfirullah..selalu terucap dari mulut Rimba setiap saat.

16 April 2016

KEMITRAAN SAWIT SEHARUSNYA BAGAIMANA DAN SIAPA YANG MENGAWASI ???

Program kemitraan PT Bumi Raya Investindo - Golden Plantation  dan Petani Plasma 



Program kemitraan dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan jauh panggang dari api jika tidak ada pengawasan , yang terjadi di banyak tempat justru perusahaan inti membohongi dengan ketidaktransparan, pembagian hasil panen.

Seperti yang terjadi di program plasma PT Bumi Raya Investindo yang saat dibawah PT Golden Plantation, Pulau Laut Barat mendapatkan hasil 70.000 ribu per 2 hektar . Pola kemitraan yang seperti apa jika seperti ini ?. Sejak 2002 penanaman awal hingga 2016 seharusnya sudah masa puncak panen. Dengan asumsi awam 240 pohon 2 kali panen per bulan ,  480 pohon. Dengan rerata berat TBS 8 kg. Hasil 2 Ha adalah 3,8 Ton. Jika dengan harga terendah 1.000 maka hasil  Rp.3840.000,-. Faktanya petani mendapat hasil Rp 74.000,-. Kemitraan seperti apa ini?. Ini adalah kemitraan 98 : 2 . Artinya 98% hasil diambil perusahaan Bumi Raya Investindo dan 2% dibagikan ke Petani.



Helloooo....Apakah ini yang dinamakan kemitraan. Kabar lahan petani di jaminkan untuk pinjaman bank dari pinjaman awal 70 juta menjadi lebih dari 100 juta tanpa pemberitahuan petani? Kemana petani harus mengadu . Apakah petani harus mengadu terlebih dulu baru baru mendapat haknya. Fungsi pengawasan pemerintah  dimana?. Apakah Perlu ke Lembaga Bantuan Hukum ?. 
Mulai Camat , anggota DPR , Ombudsman kewalahan berbagai pertemuan diselenggarakan tak sanggup menyelesaikan dan membawa titik terang. Lalu kepada siapa petani menggantungkan harapan?.


INILAH YANG SEHARUSNYA TERJADI AGAR PETANI TIDAK DIKIBULI



Sebelum kemitraan terjalin perusahan harus memberi kejelasn pola kemitraan , berapa masa kerjasama. Hal dan Kewajiban harus disebutkan dalam kesepakatan kemitraan hitam diatas putih.
Inilah Contoh Kerja sama antara perusahaan yang bermoral ( mis.  Smart, tbk, Astra Agro Lestari  dan Sinarmas.Tbk ) yang terjadi di Sumatra dan ditempat lain di Kalimantan . 

POLA KEMITRAAN 

 

Pola kemitraan yang umum adalah 60:40  dan jika kondisi lahan sulit bergunung  70:30 
Dan disumatra dan kalimantan tengah aturan ini ditetapkan dalam perda agar perusahaan tidak semena-mena terhadap petani.
 
========================





SURAT PERNYATAAN PENYERAHAN LAHAN (SPPL)
DAN KEIKUTSERTAAN DALAM PROGRAM PEMBANGUNAN
KEBUN KELAPA SAWIT POLA KEMITRAAN DENGAN
PT. ...........................
Nomor: /SPPL/IRM-INHIL/ ./20

Pada hari ini................... Tanggal...................... Bulan............................... Tahun.................................. di Desa.................................... Kecamatan........................................, Kabupaten Indragiri Hilir, Propinsi Riau, membuat Surat Pernyataan Penyerahan Lahan selanjutnya disebut SPPL dan keikutsertaan dalam Program Pembangunan Kebun Kelapa Sawit Pola Kemitraan dengan PT.....................................

Saya yang bertanda tangan dibawah ini menjelaskan dan menerangkan sebagai berikut :

Nama                                     :
No. KTP/SIM                        :  (Lamp. Foto Copy No. KTP/SIM)
Tempat/Tanggal Lahir       :
Pekerjaan                              :
Alamat                                   :

Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama pribadi serta keluarga saya sendiri selaku pemilik/ penguasaan atas sebidang tanah/ lahan dengan status ……………………… seluas ± ………… Hektar, terletak di Desa………………………….., Kecamatan………………………………, Kabupaten ................... dengan batas-batas sebagai berikut:
  1. Sebelah Utara                       : ………………………………………………………………………………
  2. Sebelah Selatan                    : ………………………………………………………………………………
  3. Sebelah Timur                     : ………………………………………………………………………………
  4. Sebelah Barat                       : ………………………………………………………………………………

Tanah/Lahan yang dimaksud berada disekitar Sungai/Parit/Bukit …………………………………..… yang saya peroleh dari:
  1. Membuka hutan, pada tahun            ……………………
  2. Membeli pada tahun                           ……………………     Dari ………………………
  3. Warisan/ hibah pada tahun              ……………………     Dari ………………………

Hak atas tanah/ penguasaan lahan sebagaimana dijelaskan diatas diserahkan kepada PT....................... untuk ikut serta dalam Program Pembangunan Kebun Kelapa Sawit dengan Pola Kemitraan Bagi Hasil    .... : ..... dan diurus serta diproses menjadi hak yang lebih tinggi dalam hal ini menjadi Sertifikat Hak Guna Usaha ( HGU ) atas nama PT. ....................... sesuai dengan ketentuan yang berlaku berdasarkan Sporadik ( Surat Pernyataan Penguasaan Fisik Bidang Tanah ) yang sah atas tanah/ lahan tersebut berdasarkan Surat Sporadik dengan Nomor Registrasi Desa :……………………………………………………..

Adapun orang-orang yang mengetahui bahwa saya pemilik tanah lahan antara lain:
1.       Nama…………………………… Alamat ……………………………………………………………………
2.       Nama…………………………… Alamat ……………………………………………………………………
3.       Nama…………………………… Alamat ……………………………………………………………………
4.       Nama…………………………… Alamat ……………………………………………………………………

Sedangkan orang-orang yang menjadi ahli waris saya adalah :
  1. Nama………………………………             Hubungan……………             Alamat ………………………………………
  2. Nama………………………………             Hubungan……………             Alamat ………………………………………
  3. Nama………………………………             Hubungan……………             Alamat ………………………………………
  4. Nama………………………………             Hubungan……………             Alamat ………………………………………


Setelah saya mendapat informasi dari Lurah dan mendengar langsung sosialisasi dari pihak perusahaan, maka dengan ini menyatakan siap ikut serta dan bersedia menyerahkan lahan/ tanah dengan sadar dan tanpa paksaan sebagaimana dijelaskan diatas untuk Pembangunan Kebun Kelapa Sawit Pola Kemitraan Bagi Hasil .... : ........ dengan ketentuan - ketentuan yang disepakati sebagai berikut ini :

1.       Masalah tanah/ lahan yang saya serahkan bersedia diukur oleh pihak perusahaan untuk menentukan letak koordinatnya dengan menggunakan alat GPS ( Global Positioning System ), sekaligus untuk mengetahui luas ukuran yang sebenarnya.
a.       Dasar perhitungan bagi hasil adalah luas lahan/ tanah yang diukur dikurangi dengan PUSO ( jalan, parit dan sempadan sungai serta lahan-lahan yang tidak dapat dimanfaatkan untuk Program Pembangunan Kebun Kelapa Sawit ), berlaku secara kolektif dari sejumlah lahan yang diukur.
b.       Saya sebagai pemilik lahan memiliki bukti atas tanah yang diserahkan dalam bentuk gambar ukur ( peta ) atau sejenisnya sesuai ketentuan yang berlaku sebagai lampiran.
c.        Pihak perusahaan dilarang membagi-bagi kepada pihak lain dalam bentuk kapling.
d.       Pihak perusahaan memiliki Hak dan Kuasa Penuh atas lahan areal tersebut sampai dengan habis masa HGU ( Hak Guna Usaha ).
e.       Saya menerima kembali tanah yang saya serahkan secara utuh dan tetap ditempat semula dimana awalnya diserahkan serta dilengkapi dokumen-dokumen kepemilikan tanah oleh perusahaan setelah habis masa perjanjian.
f.         Sebagai bukti kepemilikan lahan saya sebelum habis masa perjanjian, saya akan menerima bukti kepesertaan program kemitraan yang sah dan resmi dari PT........................
g.       Apabila pihak perusahaan hendak memperpanjang program kemitraan setelah habis masa perjanjian ini ( selama 30 tahun ) maka dibuat dengan kesepakatan atau perjanjian baru.

2.       Beban Biaya dan Pembagian Hasil Usaha.
a.       Bahwa pembiayaan dan pengelolaan kebun adalah sepenuhnya merupakan tanggung jawab pihak PT. ............................
b.       Petani/ Pemilik lahan tidak dibebankan atas adanya biaya pengelolaan kebun.
c.        Petani/ Pemilik lahan mendapat hasil panen kelapa sawit yang disesuaikan dengan Pola Kemitraan Bagi Hasil .. : 70:30 dari hasil panen sesuai standar pengelolaan kebun kelapa sawit.
d.       Harga Tandan Buah Sawit ( TBS ) di Kebun adalah harga TBS menurut ketentuan Disbun dan / instansi Pemerintah yang berwenang dalam penentuan harga TBS.

3.       Hal Mengenai Koperasi dan Tenaga Kerja.
a.       Bahwa masyarakat yang menyerahkan lahan/ tanah untuk program kemitraan tergabung dalam suatu wadah koperasi.
b.       Bahwa pengurus koperasi tunduk kepada aturan dan perundangan yang berlaku serta senantiasa mengedepankan semangat dan azas koperasi.
c.        Pengurus Koperasi bertanggung jawab atas penyaluran hasil usaha kepada pihak petani atau pemilik lahan baik secara tunai maupun rekening pribadi atau kelompok.
d.       Bahwa koperasi yang dibentuk oleh masyarakat peserta pola kemitraan tersebut dapat menjembatani hubungan yang harmonis antara perusahaan dan peserta pola kemitraan.
e.       Bahwa segala kegiatan koperasi yang berkaitan dengan program kemitraan hendaknya senantiasa berkoordinasi dengan perusahaan.
f.         Bahwa masyarakat setempat menjadi prioritas utama untuk menjadi tenaga kerja dilokasi perkebunan PT. .........................

4.       Masalah Produksi dan Masa Panen.
a.       Produksi dihitung berdasarkan standar produksi kebun kelapa sawit seperti poin 2b diatas.
b.       Masa pembagian hasil adalah dimulai saat tanaman dinyatakan siap panen ( TM-1 ) sampai kebun tidak berproduksi atau tanaman berumur 30 ( Tiga Puluh )  tahun.

5.       Komitmen dan Tanggung Jawab.
a.       Pihak penyerah lahan/ tanah bertanggung jawab penuh atas keabsahan lahan/ tanah dimana bila terjadi claim ( tuntutan ) maka penyelesaiannya diserahkan kepada pihak penyerah lahan.
b.       Saya sebagai pihak penyerah lahan/ tanah menyetujui untuk tidak mencabut diri/ mengundurkan diri secara sepihak dari Program Kemitraan dengan alasan apapun demi kelancaran dan kesuksesan Program Pembangunan Kebun Kelapa Sawit ini dalam mewujudkan peningkatan kesejahteraan petani dan masyarakat sekitarnya.
c.        Saya sebagai pihak penyerah lahan/ tanah menyetujui jika lahan tersebut karena kelalaian ternyata dikemudian hari bermasalah, maka penyerah lahan/ tanah bertanggung jawab penuh menyelesaikan masalah tersebut dan koperasi atau perusahaan berhak menahan SHU ( Sisa Hasil Usaha ) hingga masalah tersebut benar-benar dinyatakan telah selesai.

6.       Hal - hal yang belum ditentukan dalam surat pernyataan ini akan dimusyawarahkan dan disepakati lebih lanjut dengan pihak perusahaan demi kelancaran program dan ditambahkan dalam adendum.

7.       Surat Pernyataan Penyerahan Lahan ( SPPL ) dan keikutsertaan dalam Program Pembangunan Kebun Kelapa Sawit Pola Kemitraan ini dinyatakan sudah sah untuk memulai pekerjaan.

Demikian Surat Pernyataan ini dibuat rangkap 2 ( dua ) dan saya tandatangani dengan penuh kesadaran dihadapan notaris dan/ Pejabat Pembuat Akta Tanah tanpa paksaan dan tekanan dari pihak manapun diberi materai secukupnya dan aslinya diserahkan untuk disimpan oleh pihak perusahaan dan dipergunakan sebagaimana mestinya sesuai hukum yang berlaku di Negara Republik Indonesia.


Yang Membuat                                                                                   Yang Menerima Penyerahan Lahan/ Tanah
Pernyataan Penyerahan/                                                                                                                   dan / Pelepasan Hak Atas Lahan/ Tanah 

Pemilik Tanah/ Penguasa Lahan                                                                                                                         PT. .........................



                                                                                                                                                                                   
                                                                                                                             Direktur               



Mengetahui                                                                                                  Mengetahui
Kepala Desa                                                                              Ketua Badan Pemerintahan Desa (BPD)
Desa: ..........................                                                                Desa: ...........................




                                                                                                                                                                             




                                                                               Dilegalisasi Oleh Notaris:






                                               


========================

Semoga dengan kejelasan lahan dan pola kerjasama , ada kejelasan bagi hasil dan ada titik terang kesejahteraan petani meningkat.
Harus diingat ketidak jelasan di awal maka akan terjadi pembohongan selama 25 -30 tahun , seolah tanah petani dirampas oleh perusahaan sawit. Lalu dengan gambaran ini siapa yang merasa memilik tanggungjawab terhadap ini agar segera menjalankan tugas dan fungsinya tidak hanya mendapat gaji buta dan menjadi antek-antek perusahaan.